Langsung ke konten utama

'PULAU SEMPU' tempat dimana ku labuhkan luka hatiku

pulau sempu terletak di kota malang bagian selatan. untuk sampai di tempat ini terlebih dulu kita harus ke pantai sendang biru. perjalanan dari kota malang ke pantai sendang biru sendiri ditempuh dalam waktu kurang lebih 3 jam. saat itu saya melakukan perjalanan bersama dengan 4 orang teman saya yaitu mbak eci, mas zuga, yulia dan condro. karena perjalanan lumayan jauh maka kamipun menggunakan mobil sebagai sarana untuk ke pantai sendang biru. saat itu kami berangkat dari malang pukul 8.00 dan sampai di pantai sendang biru hari sudah siang. sebelum kami menyebrang kamipun mampir ke salah satu rumah warga untuk mencari pemandu. setelah mendapatkan pemandu akhirnya pemandu kamipun mengurus ijin (pulau sempu ini merupakan kawasan hutan konservasi oleh karena itu untuk bisa mengunjunginya harus mendapatkan ijin terlebih dahulu). untuk mekanismenya seperti apa saya kurang tau karena saat itu semua sudah diurus oleh pemandu kami. tidak hanya ijin saja yang diurus tapi urusan sewa kapal juga. kapal ini nantinya akan kami gunakan untuk menyebrang dari pantai sendang biru ke pulau sempu. untuk penyebrangan sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit. di pulau sempu sendiri terdapat pantai yang dinamakan segara anakan.

sebelum menyebrang berpose dulu di "pantai sendang biru"

apakah setelah menyebrang perjalanan kami sudah usai?tidak temans.....ternyata perjuangan kami pun belum berakhir karena untuk mencapai segara anakan yang mempunyai pemandangan yang indah itu kami harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam yang mana kondisi medan saat itu agak becek dikarenakan habis hujan...jadi pastikan ketika kalian mengunjungi tempat ini jangan di musim hujan karena akan sangat menyusahkan dikarenakan jalan becek dan licin....

pemandangan sepanjang perjalanan menyebrang dari pantai sendang biru ke pulau sempu


medan yang harus di lalui sebelum mencapai segara anakan


bukan jalan yang mudah bukan?

setelah berjalan kurang lebih dua jam akhirnya sampailah kami kepada saat yang berbahagia menikmati indahnya segara anakan....
penampakan segara anakan dari samping

semacam karang bolong


time to play in the white sand
untuk menikmati pemandangan di tempat ini lebih lama biasanya orang-orang banyak berkemah di sini tetapi karena saat itu waktu saya terbatas dan kamipun tidak ada persiapan maka kami hanya menikmati keindahan itu sejenak tetapi itu sudah cukup memberikan kebahagiaan tersendiri buat saya....setelah puas bermain-main akhirnya kamipun memutuskan kembali saat itu juga sebelum hari gelap.....karena kami masih harus berjalan melewati hutan selama 2 jam maka pemandu kamipun meminta kami untuk segera kembali supaya tidak hilang ditelan kegelapa.

perjalanan ini mengajarkan saya bagaimana untuk tidak menyerah sesulit apapun keadaannya...keep moving because things will change...






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bebek Dengan Nuansa Bali, Ya ke Bebek Indra Aja

  dok by @javafoodie Ada yang tau Bebek Indra atau jangan-jangan belum tau ya ?Di usianya yang masih terbilang baru menginjak usia 2 tahun wajar sih ya kalau para pecinta kuliner di Jogja belum terlalu kenal sama yang namanya Bebek Indra tetapi meskipun begitu kelezatan Bebek Indra ini tidak diragukan lagi lho karena udah banyak direview oleh beberapa food blogger kenamaan seperti @makankeliling , @javafoodie dan @gembulfoodie jadi ga usah khawatir soal rasa. Selain rasanya sebenarnya yang membuat Bebek Indra istimewa adalah suasananya yang menghadirkan nuansa Bali membuat kita berasa lagi di Bali dengan iringan musik Bali dan bau Dupa yang khas bener-bener membuat kita berasa lagi di Bali. So kalau kalian ingin makan bebek sambil menikmati suasana Bali wajib banget ke Bebek Indra. doc by @gembulfoodie Untuk pilihan bebeknya sendiri ada bebek indra atau bebek crispy cuma kalau aku pribadi lebih suka bebek crispy. Untuk pilihan sambelnya ada sambel indra, sambel matah dan sambal kor

Bahagia Bersama Airasia Hingga Akhirnya Bisa Traveling Ke Luar Negeri

off to KL Pertama kali berkenalan dengan Airasia adalah awal tahun 2015 tepatnya bulan Januari ketika saya melakukan perjalanan ke Bali bersama teman-teman saya. Awalnya saya melakukan traveling sebagai bentuk pelarian akibat patah hati, harapannya dengan traveling saya bisa menyembuhkan rasa sakit saya akibat putus cinta tetapi ternyata hal itu tidak berhasil. Meskipun demikian tidak menyurutkan niat saya untuk terus traveling, yang awalnya hanya pelarian sekarang sudah menjadi kebutuhan karena semakin banyak saya traveling semakin banyak pengalaman hidup yang saya dapat. Sedikitpun tidak pernah terbersit di kepala bahwa saya bisa traveling ke Luar Negeri, tetapi meskipun demikian di awal tahun 2016 saya memutuskan untuk membuat paspor . Saat itu saya benar-benar tidak membayangkan bisa traveling ke luar negeri sampai setahun kemudian saya bisa menginjakkan kaki di Negara lain berkat promo member Airasia . Meskipun saya sudah terbang bersama Airasia di awal tahun 2015 tetapi sa

3 Kuliner legendaris Di Jember Yang Wajib Kamu Coba

  Train to Jember Sebenarnya ga pernah kepikiran sih bakalan traveling ke Jember. Ketika sahabat gw tiba-tiba ngajakin ke Jember lalu muncullah pertanyaan di kepala gw, emang di Jember ada apa? Karena tiket pesawat mahal aja pas akhir tahun akhirnya gw mengiyakan ajakan temen gw buat traveling ke Jember yang mana bisa ditempuh dengan menggunakan kereta api jadi itung-itung piknik hemat dan yang penting bisa mengisi libur panjang akhir tahun. Karena gw janjian sama temen gw yang ada di Surabaya jadilah gw beli tiket Jogja- Surabaya terlebih dulu baru keesokan harinya gw lanjut Surabaya-Jember bareng temen gw Indra. Perjalanan Surabaya-Jember memakan waktu sekitar 4 jam. Setibanya di Jember dalam keadaan gerimis jadilah kami langsung memesan go-car untuk menuju hotel kami.Untuk hari pertama kami menginap di Royal Hotel n' Lounge yang berjarak sekitar 15 menit dari stasiun. Sesampainya di hotel kami hanya beristirahat sebentar sambil browsing kira-kira hari pertama ini mau kemana dan