Langsung ke konten utama

second country...Singapore

setelah seharian mengeksplore KL kamipun melanjutkan perjalanan kami menuju Singapore. karena waktu liburan saya tidak banyak maka kamipun memutuskan untuk naik pesawat.

heading to singapore
perjalanan ke singapore sendiri juga bukan tanpa kendala karena pada saat perjalanan pesawat kami mengalami turbulence yang luar biasa bikin jantung hampir copot. tetapi syukur alhamdulillah tuhan masih mengijinkan kami hidup jadi bisa mendarat tepat waktu di changi airport.

di sambut gerimis
karena saya tidak akan lama di Singapore maka untuk memudahkan transportasi kami pun membeli STP (Singapore Tourist Pass) dimana STP ini bisa dikembalikan ketika kita akan meninggalkan singapore.


nungguin orang antri beli STP
our magic card STP

jalur kereta di Singapore

east west line




bagi saya yang baru pertama kali keluar negeri maka saya beranggapan bahwa Singapore ini sungguh negara yang sangat maju. biarpun saya sudah beli STP tetepi saya tetap saja bingung mau naik keretanya lewat mana karena ada 2 lajur kereta. beruntungnya saya setiap jalan-jalan selalu nemu orang baik. ditengah kebingungan saya bertemulah dengan mbak-mbak yang kalau tidak salah namanya Hong yang memberitahukan saya harus naik kereta yang mana untuk menuju stasiun Bayfront untuk bertemu dengan teman saya Chua Si Min. Chua Si Min ini kenalan saya waktu traveling ke lombok. kami janjian bertemu karena kami akan menginap di rumah Min.

sambil menunggu Min kamipun memutuskan untuk ke Garden Bay the Bay. dimana saya sudah membeli tiketnya secara online. dari stasiun kami berjalan kaki ke Garden Bay the Bay.

inside marina bay sand
otw garden bay the bay

tulip blossom di flower dome
air terjun buatan di cloud forest...keren ya?
garden bay sendiri ternyata luasnya minta ampun. bagi saya yang jarang jalan kaki cukup membuat saya lelah. jadi kami tidak butuh waktu lama menghabiskan waktu disini karena teman saya Min juga sudah menunggu di stasiun bayfront. 
setelah bertemu dengan min kami melanjutkan perjalanan kami ke daerah bugis untuk mencari makan.

waktunya makan

me and Min

setelah kenyang Min mengantarkan saya ke tempat beli oleh-oleh yang letaknya tidak jauh dari tempat kami makan. dan setelah selesai berbelanja kamipun lanjut pulang ke rumah Min dengan naik taxi karena Min melihat saya sudah tampak lelah. Meskipun begitu di rumah Min saya menyempatkan untuk melakukan reading buat adeknya yang saya lupa namanya siapa.

reading buat adeknya Min
meskipun baru ketemu tapi buat saya Min ini anaknya luar biasa baik karena dia membelikan oleh-oleh buat saya berupa kacang almond. dan keesokan paginya diapun meminta adeknya untuk mengantarkan kami ke bandara, betapa beruntungnya saya karena di setiap perjalanan saya selalu dipertemukan dengan orang-orang baik...

terima kasih sudah mengikuti perjalanan saya....sampai ketemu di perjalanan berikutnya ya...



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bebek Dengan Nuansa Bali, Ya ke Bebek Indra Aja

  dok by @javafoodie Ada yang tau Bebek Indra atau jangan-jangan belum tau ya ?Di usianya yang masih terbilang baru menginjak usia 2 tahun wajar sih ya kalau para pecinta kuliner di Jogja belum terlalu kenal sama yang namanya Bebek Indra tetapi meskipun begitu kelezatan Bebek Indra ini tidak diragukan lagi lho karena udah banyak direview oleh beberapa food blogger kenamaan seperti @makankeliling , @javafoodie dan @gembulfoodie jadi ga usah khawatir soal rasa. Selain rasanya sebenarnya yang membuat Bebek Indra istimewa adalah suasananya yang menghadirkan nuansa Bali membuat kita berasa lagi di Bali dengan iringan musik Bali dan bau Dupa yang khas bener-bener membuat kita berasa lagi di Bali. So kalau kalian ingin makan bebek sambil menikmati suasana Bali wajib banget ke Bebek Indra. doc by @gembulfoodie Untuk pilihan bebeknya sendiri ada bebek indra atau bebek crispy cuma kalau aku pribadi lebih suka bebek crispy. Untuk pilihan sambelnya ada sambel indra, sambel matah dan sambal kor

Bahagia Bersama Airasia Hingga Akhirnya Bisa Traveling Ke Luar Negeri

off to KL Pertama kali berkenalan dengan Airasia adalah awal tahun 2015 tepatnya bulan Januari ketika saya melakukan perjalanan ke Bali bersama teman-teman saya. Awalnya saya melakukan traveling sebagai bentuk pelarian akibat patah hati, harapannya dengan traveling saya bisa menyembuhkan rasa sakit saya akibat putus cinta tetapi ternyata hal itu tidak berhasil. Meskipun demikian tidak menyurutkan niat saya untuk terus traveling, yang awalnya hanya pelarian sekarang sudah menjadi kebutuhan karena semakin banyak saya traveling semakin banyak pengalaman hidup yang saya dapat. Sedikitpun tidak pernah terbersit di kepala bahwa saya bisa traveling ke Luar Negeri, tetapi meskipun demikian di awal tahun 2016 saya memutuskan untuk membuat paspor . Saat itu saya benar-benar tidak membayangkan bisa traveling ke luar negeri sampai setahun kemudian saya bisa menginjakkan kaki di Negara lain berkat promo member Airasia . Meskipun saya sudah terbang bersama Airasia di awal tahun 2015 tetapi sa

3 Kuliner legendaris Di Jember Yang Wajib Kamu Coba

  Train to Jember Sebenarnya ga pernah kepikiran sih bakalan traveling ke Jember. Ketika sahabat gw tiba-tiba ngajakin ke Jember lalu muncullah pertanyaan di kepala gw, emang di Jember ada apa? Karena tiket pesawat mahal aja pas akhir tahun akhirnya gw mengiyakan ajakan temen gw buat traveling ke Jember yang mana bisa ditempuh dengan menggunakan kereta api jadi itung-itung piknik hemat dan yang penting bisa mengisi libur panjang akhir tahun. Karena gw janjian sama temen gw yang ada di Surabaya jadilah gw beli tiket Jogja- Surabaya terlebih dulu baru keesokan harinya gw lanjut Surabaya-Jember bareng temen gw Indra. Perjalanan Surabaya-Jember memakan waktu sekitar 4 jam. Setibanya di Jember dalam keadaan gerimis jadilah kami langsung memesan go-car untuk menuju hotel kami.Untuk hari pertama kami menginap di Royal Hotel n' Lounge yang berjarak sekitar 15 menit dari stasiun. Sesampainya di hotel kami hanya beristirahat sebentar sambil browsing kira-kira hari pertama ini mau kemana dan