Langsung ke konten utama

Inkloesif Coffee & Eatery A New Hangout Place In Sagan

Board Sign Inkloesif Coffee & Eatery
3 minggu yang lalu tiba-tiba salah satu teman gw yang bernama Laura ngechat terus nanya kabar sampai akhirnya berakhir dengan kiriman sebuah undangan buat ikutan test food untuk sebuah Cafe baru di daerah Sagan yang bernama Inkloesif Coffee & Eatery. Berasa orang experd di bidang food aja gw padahal masak aja ga bisa..hahaha.... Actually aku cuma orang selo yang doyan nongkrong, ngopi dan makan. So pasti undangan itu langsung gw iyain, mayankan itung-itung makan gratis apalagi buat anak kos kayak gw makan gratis itu sesuatu yang sungguh sangat membahagiakan sama membahagiakannya seperti ketika dapet tiket pesawat murah buat liburan.
Tujuan tes food sendiri untuk memilih makanan dan minuman mana saja yang nantinya akan dijadikan pilihan menu ketika cafenya sudah buka yang rencananya akan buka di pertengahan bulan Maret. Dan jangan khawatir meskipun gw bukan ahli makanan tapi gw masih bisa membedakan makanan enak dan ga kok.....jadi tidak perlu khawatir kalau nantinya perut kalian sakit gara-gara makanannya ga enak ya...karena lidah gw ga pernah bohong soal rasa tapi bukan soal rasa cinta ya....

Acara test food sendiri juga dihadiri mbak Eli selaku owner dari Inkloesif Coffee & Eatery dan ini juga menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri bisa bercengkerama dengan beliau sehingga bisa tau asal mula terbentuknya Inkloesif Coffee & Eatery. Jadi menurut penuturan mbak Eli Inkloesif secara umum bermakna menyeluruh dan untuk semua sehingga melalui inkloesif diharapkan setiap orang yang berinteraksi dengannya akan merasakan manfaat dan hubungan timbal balik yang lebih erat antara penghasil kopi, kafe dan masyarakat. Di samping itu mbak Eli juga juga berencana untuk menghadirkan seluruh kopi nusantara ke Inkloesif Coffee & Eatery jadi bisa kebayangkan mudahnya menikmati kopi dari berbagai daerah di nusantara tanpa harus datang ke daerah asal yang pastinya kalau itu dilakukan sendiri kita harus merogoh kocek dalam karena seperti kita tau ya transportasi di Indonesia itu susah dan mahal sodara-sodara. Kebayangkan kalau misal harus nyicipin kopi Toraja tapi harus kesana dulu, yang mana biaya transportasinya bisa buat ngopi sebulan atau bahkan lebih.

Dan tiba saatnya semalam saya mendapatkan undangan untuk soft openingnya yang sudah berlangsung sejak hari Kamis tanggal 15 maret lalu, and it was an honour for me to get the invitation. Suasana semalam berbeda sekali dengan ketika gw masih test food karena pas test food kemaren tempatnya belum sepenuhnya ready but last night it was totally different. Inkloesif Coffee & Eatery ini terbagi menjadi 2 bagian sebutlah lantai bawah dan atas, untuk lantai atas sendiri ada yang outdoor dan indoor. Aku sih lebih suka di atas karena ada open spacenya jadi berasa  lebih bebas dan menurutku asyik banget duduk di atas sambil dengerin live musik sambil memandang bintang apalagi sama pacar pasti syahdu deh tapi kalau jomblo juga tetep boleh kesini kok....hehe.

indoor area lantai atas

outdoor area lantai atas

live music

bagian cafe lantai bawah
Di beberapa bagian dinding ada yang digambar jadi buat kaum milenial yang suka banget pepotoan buat eksis di instagram then you have to come here karena disini kalian ga hanya bakalan kenyang tapi juga bisa koleksi foto-foto cantik ala Princess Syahrini....

salah satu spot foto yaitu tangga
Meskipun gw bukan kaum milenial tapi gw juga ga mau kalah eksis dong jadi akupun menyempatkan berfoto syantik di tangga sambil menunggu pesanan gw dateng. Karena sebelumnya gw udah tes food jadi gw ga perlu pikir panjang mau mesen apa, langsung dong pilihan menu makan gw jatuh ke rice bowl chicken crispy sambel matah dan secangkir creme brulee atas rekomendasi Laura.

rice bowl chicken crispy sambel matah

creme brulee
Untuk live musik nantinya bakalan ada reguleran cuma untuk harinya apa belum dipastikan jadi biar tetep update kepoin ig nya @inkloesif ya plus jangan lupa sekalian di follow biar update terus.
Inkloesif Coffee & Eatery ini beralamatkan di Jl. Prof H Yohanes 170 Sagan buka dari jam 10.00 - 23.00 untuk weekday sedangkan untuk weekend open sampai jam 24.00

Hal lain yang membuat gw bahagia pas dateng ke soft openingnya Inkloesif Coffee & Eatery ini adalah ternyata ada Bernard Batubara salah seorang penulis kondang yang ternyata dia curious about tarot while i am curious about writing jadi nyambungkan bisa saling bertukar ilmu sama seperti yang diharapkan mbak Eli di awal bahwa adanya Inkloesif Coffee & Eatery ini diharapkan bisa membawa interaksi yang bermanfaat dan hubungan timbal balik buat semua orang. So ga usah kebanyakan mikir buruan kemari karena tempat ini mudah diakses karena terletak di pusat kota dan di pinggir jalan raya lagi...jadi kan ga perlu bingung-bingung nyari kayak susahnya nyari jodoh...ups

biar ga dikira hoax jadi dikasih ni foto....haha...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bebek Dengan Nuansa Bali, Ya ke Bebek Indra Aja

  dok by @javafoodie Ada yang tau Bebek Indra atau jangan-jangan belum tau ya ?Di usianya yang masih terbilang baru menginjak usia 2 tahun wajar sih ya kalau para pecinta kuliner di Jogja belum terlalu kenal sama yang namanya Bebek Indra tetapi meskipun begitu kelezatan Bebek Indra ini tidak diragukan lagi lho karena udah banyak direview oleh beberapa food blogger kenamaan seperti @makankeliling , @javafoodie dan @gembulfoodie jadi ga usah khawatir soal rasa. Selain rasanya sebenarnya yang membuat Bebek Indra istimewa adalah suasananya yang menghadirkan nuansa Bali membuat kita berasa lagi di Bali dengan iringan musik Bali dan bau Dupa yang khas bener-bener membuat kita berasa lagi di Bali. So kalau kalian ingin makan bebek sambil menikmati suasana Bali wajib banget ke Bebek Indra. doc by @gembulfoodie Untuk pilihan bebeknya sendiri ada bebek indra atau bebek crispy cuma kalau aku pribadi lebih suka bebek crispy. Untuk pilihan sambelnya ada sambel indra, sambel matah dan sambal kor

Bahagia Bersama Airasia Hingga Akhirnya Bisa Traveling Ke Luar Negeri

off to KL Pertama kali berkenalan dengan Airasia adalah awal tahun 2015 tepatnya bulan Januari ketika saya melakukan perjalanan ke Bali bersama teman-teman saya. Awalnya saya melakukan traveling sebagai bentuk pelarian akibat patah hati, harapannya dengan traveling saya bisa menyembuhkan rasa sakit saya akibat putus cinta tetapi ternyata hal itu tidak berhasil. Meskipun demikian tidak menyurutkan niat saya untuk terus traveling, yang awalnya hanya pelarian sekarang sudah menjadi kebutuhan karena semakin banyak saya traveling semakin banyak pengalaman hidup yang saya dapat. Sedikitpun tidak pernah terbersit di kepala bahwa saya bisa traveling ke Luar Negeri, tetapi meskipun demikian di awal tahun 2016 saya memutuskan untuk membuat paspor . Saat itu saya benar-benar tidak membayangkan bisa traveling ke luar negeri sampai setahun kemudian saya bisa menginjakkan kaki di Negara lain berkat promo member Airasia . Meskipun saya sudah terbang bersama Airasia di awal tahun 2015 tetapi sa

3 Kuliner legendaris Di Jember Yang Wajib Kamu Coba

  Train to Jember Sebenarnya ga pernah kepikiran sih bakalan traveling ke Jember. Ketika sahabat gw tiba-tiba ngajakin ke Jember lalu muncullah pertanyaan di kepala gw, emang di Jember ada apa? Karena tiket pesawat mahal aja pas akhir tahun akhirnya gw mengiyakan ajakan temen gw buat traveling ke Jember yang mana bisa ditempuh dengan menggunakan kereta api jadi itung-itung piknik hemat dan yang penting bisa mengisi libur panjang akhir tahun. Karena gw janjian sama temen gw yang ada di Surabaya jadilah gw beli tiket Jogja- Surabaya terlebih dulu baru keesokan harinya gw lanjut Surabaya-Jember bareng temen gw Indra. Perjalanan Surabaya-Jember memakan waktu sekitar 4 jam. Setibanya di Jember dalam keadaan gerimis jadilah kami langsung memesan go-car untuk menuju hotel kami.Untuk hari pertama kami menginap di Royal Hotel n' Lounge yang berjarak sekitar 15 menit dari stasiun. Sesampainya di hotel kami hanya beristirahat sebentar sambil browsing kira-kira hari pertama ini mau kemana dan