Langsung ke konten utama

3 Kuliner legendaris Di Jember Yang Wajib Kamu Coba

 

Train to Jember

Sebenarnya ga pernah kepikiran sih bakalan traveling ke Jember. Ketika sahabat gw tiba-tiba ngajakin ke Jember lalu muncullah pertanyaan di kepala gw, emang di Jember ada apa? Karena tiket pesawat mahal aja pas akhir tahun akhirnya gw mengiyakan ajakan temen gw buat traveling ke Jember yang mana bisa ditempuh dengan menggunakan kereta api jadi itung-itung piknik hemat dan yang penting bisa mengisi libur panjang akhir tahun. Karena gw janjian sama temen gw yang ada di Surabaya jadilah gw beli tiket Jogja- Surabaya terlebih dulu baru keesokan harinya gw lanjut Surabaya-Jember bareng temen gw Indra.

Perjalanan Surabaya-Jember memakan waktu sekitar 4 jam. Setibanya di Jember dalam keadaan gerimis jadilah kami langsung memesan go-car untuk menuju hotel kami.Untuk hari pertama kami menginap di Royal Hotel n' Lounge yang berjarak sekitar 15 menit dari stasiun. Sesampainya di hotel kami hanya beristirahat sebentar sambil browsing kira-kira hari pertama ini mau kemana dan ngapain.

Kalau biasanya gw share wisatanya apa aja kali ini gw share wisata kuliner di Jember aja ya. Untuk destinasi wisatanya next gw share di tulisan berikutnya.

Karena jam menunjukkan waktunya makan siang akhirnya kami memutuskan untuk makan bakso kabut bu juhairiyah. Bakso Kabut Bu Juhairiyah ini terletak di Jl. Rasamala II, Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Sekitar 30 menit dari hotel kami menginap dan tempatnya agak blusuk tapi ramai dengan pengunjung.

Bakso Kabut Bu Juhairiyah

penampakan bakso kabut bu juhairiyah

Aku sendiri tidak tau kenapa dinamakan bakso kabut mungkin karena bagian luarnya diselimuti telur kali ya makanya dinamakan bakso kabut. Untuk baksonya sendiri ada beberapa pilihan dengan harga yang beragam juga mulai dari harga Rp 7.000 - Rp. 25.000.

 menu yang tersedia di bakso kabut bu juhairiyah

Setelah kenyang makan bakso di siang hari maka malam harinya kami memutuskan untuk nongkrong di Cafe Kolong yang terletak di Bawah Jembatan Jarwo, Jl. Mastrip, Krajan Timur, Sumbersari. Kenapa namanya Kafe Kolong ? ya karena kafenya emang terletak di bawah kolong jembatan.

penampakan cafe kolong

Harga makanan dan minuman di Cafe Kolong ini cukup terjangkau jadi tidak bakal bikin kantong bolong. Sebagai pecinta kopi aku sih memesan segelas kopi Vietnam Drip sebagai minuman penutup hari. Suasana di Cafe Kolong sendiri cukup ramai dengan rata-rata pengunjung adalah anak muda. Puas nongkrong akhirnya kami pun memutuskan balik ke hotel untuk beristirahat.

coffee please..

Selain Bakso Kabut maka ketika siang hari yang terik dan kalian butuh kesegaran maka wajib banget cobain Es Krim Domino yang cukup legendaris di kota Jember. Es krim ini terbuat dari susu sapi murni dan tanpa bahan pengawet. Harga per scoopnya juga mulai dari 8.000 saja. Tempat ini buka dari jam 09.00 - 15.00 kemudian buka lagi jam 17.00 - 21.00 dari hari Senin- Sabtu. Untuk hari minggu hanya buka jam 09.00 - 15.00

penampakan es krim domino
Selain es krimnya yang enak wajib banget cobain pangsit ayamnya. Pangsitnya crunchy dengan isian ayam yang melimpah. Rasanya bener-bener nagih. Satu porsinya dibanderol harga 8.000, cukup murah bukan ? Saking enaknya gw ampe bungkus seporsi lagi buat di makan di hotel.

pangsit ayam domino

Selain bakso dan es krim makanan yang wajib kalian coba di Jember adalah Pangsit Mie Rama yang terletak di Jl. Diponegoro 28. Mie Rama ini bukanya sore hari sampai malam ya gaes dan sudah dipastikan ramai pengunjung karena tempatnya kecil. Sebelum memesan pastikan dulu kalian dapat tempat duduk. Seporsi mie dibanderol harga 25rb. Mungkin bagi sebagian orang merasa porsinya sedikit tetapi buatku porsi dan rasanya pas.

penampakan pangsit mie rama

Kira-kira itulah kuliner yang harus kalian coba di Jember..Next kita explore wisata apa yang ada di Jember yes...To Be Continue...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

'Sate Kanak' Kreasi Baru Sate Ratu Juaranya Ngulik Rasa

Sate Ratu juaranya Sate di dunia Kalau Sate Ratu pasti semuanya udah tau kan ya, tapi kalau Sate Kanak sepertinya terdengar asing di telinga bukan ? wajar aja sih asing di telinga karena Sate Kanak ini baru saja dilahirkan oleh Sate Ratu gegara ikutan kompetisi  'Ngulik Rasa' yang diadakan oleh Unilever Food Solutions bulan November lalu yang mana kompetisi ini bertujuan untuk membangkitkan kreativitas pebisnis kuliner Indonesia dalam menciptakan kreasi fusion dari makanan khas Indonesia yang tengah digemari milenial Indonesia. Kompetisi ini diikuti lebih dari 2900 pebisnis kuliner dari seluruh Indonesia berdasarkan tiga kategori yaitu Sate, Soto dan Nasi Goreng. Dan kebetulan Sate Ratu mendapatkan juara untuk kategori Sate dengan kreasi Sate Kanaknya. Sate Kanak yang menjadi juara ngulik rasa ini merupakan hasil inovasi Pak Budi selaku owner dari Sate Ratu. Seperti kita ketahui Sate Ratu mempunyai menu andalan Sate Merah yang terkenal dengan tastenya yang pedas. Ka

Mudahnya Perpanjang SIM di SIM Corner Jogja City Mall

  tempat pengambilan formulir dan pembayaran SIM   Hai gaes aku mau share sedikit soal pengalamanku memperpanjang SIM di SIM Corner JCM nih. Setelah beberapa hari sebelumnya gagal perpanjang karena salah fotokopi SIM yang mau diperpanjang padahal udah mau ambil formulir jadinya gagal deh karena kalau harus keluar Mall buat fotokopi lagi waktunya ga bakalan kekejar karena pendaftaran bakalan tutup 15 menit lagi atau jam 11 tepatnya. Hari berikutnya juga sempat nyari info soal SIM keliling tetapi dasarnya ga rejeki juga eh pas dapat info ada SIM keliling di Polsek Depok pas tiba di TKP jam 10.30 tapi juga pas bubaran jadi ya udah deh akhirnya memutuskan buat balik ke JCM lagi besoknya. Oiya sebelum ke JCM siapkan fotokopi KTP dan SIM yang mau diperpanjang sebanyak masing-masing 2 lembar ya gaes biar kalian ga buang waktu buat bolak balik keluar masuk Mall cuma buat fotokopi terlebih kalau waktunya mepet. Karena di Mall ga ada tempat fotokopi jadi pastikan sebelum masuk kalian sudah bawa

Lituhayu Coffee Tempat Nongkrong Asyik di Sisi Timur Jogja

Tinggal di desa terpencil di sisi utara Jogja tepatnya Cangkringan membuat ku susah untuk mencari tempat tongkrongan yang asyik dan dekat dari rumah, berbeda sekali ketika aku berada di kos yang letaknya memang di dekat kota, mau ngopi atau nongkrong tinggal pilih aja dan ga perlu pergi jauh. Kalau di rumah untuk nongkrong paling ga harus pergi ke Jakal atau turun ke daerah Prambanan dan itu pun juga ga banyak tempat tongkrongan yang asyik. Tempat nongkrong andalan dekat rumah selama ini cuma Wedang Kopi Prambanan sampai akhirnya aku mendapatkan rekomendasi tempat ngopi di daerah Kalasan dari Pak Agung Managerku di kantor. Dari beliau lah aku tau tentang Lituhayu Coffee and Traditional Eatery yang ada di daerah Kalasan tak jauh dari rumahku. Kalau di rumah rasanya gatel aja kalau ga nongkrong dan aku emang hobi sih nyobain tempat tongkrongan baru untuk sekedar tau soal suasana, kopi maupun makanannya. Di samping itu juga adekku sebagai ibu rumah tangga yang kurang piknik p